Akreditasi

Akreditasi atau Standar Kurikulum Acuan
Acuan lembaga akreditasi/organisasi keprofesian internasional adalah Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET)/American Society for Civil Engineers. Sedangtkan acuan lembaga akreditasi nasional adalah BAN PT dengan organisasi keprofesian nasional Himpunan Ahli Pengembang Jalan (HPJI).

Masukan dari pemangku kepentingan (stakeholders)
STJR berdiri sejak 1982 atas kerjasama Kementrian Pekerjaan Umum (Direktorat Jenderal Bina Marga) dan ITB yang didanai oleh Bank Dunia. Oleh karena itu kurikulumnya dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata pemangku kepentingan. Saat ini, kerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum kembali terjalin melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan PU dengan kegiatan pengiriman karya siswa. Dalam kerangka kerjasama tersebut, telah dan sedang dilakukan telaah dan kajian terhadap kurikulum STJR melalui forum diskusi dan lokakarya yang juga mengundang/menjaring masukan dari alumni maupun asosiasi bidang jalan di Indonesia. Beberapa masukan para pemangku kepentingan tersebut diantaranya adalah:

  1. Diperlukan pengetahuan dan keahlian untuk jembatan, khususnya jembatan pendek (kurang dari 60 meter panjang), terutama yang menyangkut aspek pemeliharaan.
  2. Diperlukan pengetahuan dan keahlian dalam hal pendanaan jalan, termasuk di dalamnya kerjasama pemerintah-swasta.
  3. Isu yang sedang menegmuka saat ini juga termasuk mengenai keselamatan lalulintas jalan serta dampak lingkungan yang terkait dengan keberlanjutan pembangunan serta mitigasi-adaptasi perubahan iklim.
  4. Pengertian mengenai konsep serta aplikasi desain sampai pelaksanaan jalan yang berbasis komputer dan informasi harus diberikan kepada mahasiswa STJR, mengingat hal tersebut sudah menjadi kompetensi umum di dunia profesi yang menyangkut bidang rekayasa jalan.